Hampir 3 hari ini bertarung dengan udara dingin di bandung
dimana saat itu 3 hari menjelang ujung tahun 2011. Selain menyelesaikan tahap akhir koneksi online via VPN dari perusahan yang mempunyai cabang di bandung. 3 hari ini menyempatkan diri juga untuk mengingat kembali memory 19 tahun silam tinggal di bandung
.
Skenario yang akan di implementasikan adalah Survei kondisi LAN office branch, pemasangan tower, pemasangan antena dan installasi Router mikrotik berikut trial and run koneksi berikut tes VPN sekalian running applikasi onlinenya. Hari pertama dilalui dengan koordinasi staff kantor dan isp serta vendor tower, malam hari kembali ke salah satu hotel bintang 5 dekat kantor cabang, namun tidur di kelas paling bawah
( hebat juga hotel bandung full booking semua).... info petugas hotel di ujung akhir tahun banyak orang jakarta yang akan menghabiskan waktu di bandung sehingga 3 hari menjelang pergantian akhir tahun hotel penuh semua (hebat juga ya orang lain bersiap liburan ini orang masih bersiap menyelesaikan projectnya
).
Hari kedua adalah pengawasan pemasangan tower triangle dari vendor dengan spesifikasi yang di sepakati. spesifikasi tower bisa anda di lihat disini sebagai bahan masukan bila akan memasang tower triangle.
Di dalam Pengawasan pemasangan tower tersebut ternyata banyak dukanya, dimana untuk dapat naik ke rooftop harus bersusah payah lewat jendela ukuran 30 cm x20 cm (hampir saja ini kaki kejepit dan kram, mau maju maupun mundur nggak bisa akhirnya di bantu tukang tower untuk di tarik ....
). sampai atas sempat bercanda dengan para tukang tower
" kang... enak ya jadi jadi installatir tower.. " jawab mereka " apa nya yang enak pak ... jadi installatir gini wajib siap 5S "
- Susahnya cara naik ke atap (bapak udah cobakan ...? naik lewat jendela ukuran 30x20 cm)
- Susahnya naikin stik ke atap (bayangin pak klo 10 lantai pegel-pegel deh..)
- Susahnya berdiriin stiknya (bila ruangan sempit akal-akalan aja yg penting berdiri )
- Susahnya kalau hujan ( apalagi ada petir .......ngabur dulu pak)
- Susahnya dapetnya sedikit ( dapetnya per stik, semakin banyak stik yang terpasang ....ya ...lumayan pak)
" Trus... sukanya apa dong...?" tanya saya , " sukanya klo dapat rokok dari bapak tadi...., minimal uang rokok bisa di kasih bini dirumah dan bini jadi tambah.......hmmm malu ah pak, tapi di syukuri aja pak esok kumaha esok wae..." kata mereka.
Ternyata di syukuri merupakan kunci mereka untuk tetap bertahan hidup guna menafkahi keluarga mereka. sore hari setelah tower siap tehnisi ISP langsung memasang dan melakukan pointing antena berikut tes koneksinya.
Hari ketiga
ya sudah dibayangin aja baru naik atap aja udah susah, angkat stik dari bawah ke atas susahnya minta ampun, berdiriin waduuuhhh ruwet.....namun tetap berdiri juga.
Sambungkan koneksi ke router yang sudah di setting sebelumnya dan tes running dummmmmmp done....cek sana cek sini tes vpn dapat berjalan lancar sesuai rencana.
siang hari.....setelah di pastikan semua berjalan dengan baik tanpa di sangka big boss cabang tersebut memberikan 2 buah patung khas bandung......hmmmm lucu juga ya patungnya walaupun tidak tahu apa namanya...sampai sekarang terpajang di etalase rumah.....terima kasih.. sore....back to ibukota....
ada sedikit sangu dari rekan installatir tentang beberapa hal yang perlu di persiapkan sebelum melakukan Pointing Wireless dilapangan mencakup :1. GPS
2. Kompas
3. Binocular
4. pigtail
5. Wireless AP 802.11a
6. Antena Grid
7. Notebook, Radio komunikasi (HT), pipa besi , klem pipa.
8. Cable tester, Crimping Tool, konektor RJ45, Kabel power roll, UTP cable.
9. Peralatan panjat, harness, carabiner, webbing.
10. Kunci pas, kunci ring, kunci inggris, tang (potong, buaya, jepit), obeng set, tie rap, isolator gel (silicon), rubber 3M, senter (flash light)
Bila semua ada dan siap maka perkerjaan semakin cepat dan lancar.......
Baik salam dari kota bandung...



Sepuluh kesatuan prajurit keraton adalah : Prajurit Wirobrojo, Prajurit Dhaeng, Prajurit Patangpuluh, Prajurit Jogokaryo, Prajurit Mantrijero, Prajurit Prawirotomo, Prajurit Ketanggung, Prajurit Nyutro, Prajurit Surokarso dan Prajurit Bugis. Dewasa ini, kesepuluh kesatuan prajurit tersebut masih dapat dilihat oleh masyarakat umum paling tidak se tahun tiga kali, yaitu pada upacara Garebeg Mulud, Garebeg Besar dan Garebeg Syawal, di alun-alun utara Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.








