Scroll untuk baca Berita
InfrastructurePortofolio

Topologi Bus dalam Jaringan Komputer: Kelebihan, Kekurangan, dan Penerapannya

60
×

Topologi Bus dalam Jaringan Komputer: Kelebihan, Kekurangan, dan Penerapannya

Share this article
Topologi Bus dalam Jaringan Komputer Kelebihan, Kekurangan, dan Penerapannya, Foto: wikipedia

Pamulang.net, Dalam dunia jaringan komputer, Topologi Bus adalah salah satu jenis susunan fisik jaringan yang umum digunakan. Dalam topologi ini, semua perangkat terhubung ke satu kabel tunggal yang disebut bus.

Meskipun Topologi Bus telah ada sejak awal perkembangan jaringan komputer, namun masih menjadi pilihan yang populer dalam berbagai skenario, terutama dalam jaringan kecil hingga menengah.

Kami akan menguraikan kelebihan, kekurangan, dan penerapan dari Topologi Bus dalam jaringan komputer.

Ciri Ciri Topologi Bus:

  • Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
  • Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
  • Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
  • Jika kabel utama putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan yang lain
  • Susah melakukan pelacakan masalah
  • Discontinue Support

Kelebihan Topologi Bus:

  1. Sederhana dan Murah: Salah satu kelebihan utama dari Topologi Bus adalah sederhananya. Hanya memerlukan kabel tunggal untuk menghubungkan semua perangkat, membuatnya mudah dipasang dan dikelola. Biaya implementasi dan perawatan juga relatif rendah.
  2. Skalabilitas yang Baik untuk Jaringan Kecil: Topologi Bus cocok untuk jaringan kecil hingga menengah dengan jumlah perangkat yang terbatas. Karena strukturnya yang sederhana, memperluas jaringan dengan menambahkan perangkat baru bisa dilakukan dengan mudah.
  3. Kinerja yang Baik untuk Trafik Ringan: Dalam kondisi di mana jumlah perangkat dan lalu lintas jaringan relatif rendah, Topologi Bus dapat memberikan kinerja yang memadai.

Kekurangan Topologi Bus: